Jayapura – Persiapan menuju Tanah Suci bukan hanya tentang keberangkatan, tetapi juga memastikan setiap jamaah memiliki bekal pengetahuan, kesiapan mental, dan pemahaman ibadah yang memadai. Hal inilah yang mulai dibangun KBIHU Insan Cendikia melalui pertemuan perdana bersama calon jamaah haji Kabupaten Jayapura yang direncanakan berangkat pada 2027 mendatang, Sabtu (10/10/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi jamaah untuk mengenal pembimbing, membangun komunikasi, serta memperoleh gambaran mengenai proses bimbingan yang akan dijalani sebelum keberangkatan. Dengan persiapan sejak dini, jamaah diharapkan memiliki kesempatan lebih baik untuk memahami tahapan ibadah haji, mengetahui hal-hal yang perlu dipersiapkan, dan mengurangi kebingungan ketika menghadapi berbagai situasi selama perjalanan maupun di Tanah Suci.
Ketua Yayasan Insan Cendikia Jayapura (YICJ), Jamaludin Lado Rua, S.H., M.H., C.Me., CLA., yang hadir dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa YICJ berkomitmen mendukung pendampingan jamaah melalui KBIHU Insan Cendikia, mulai dari tanah air hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Komitmen tersebut menempatkan pendampingan sebagai bagian penting dari persiapan jamaah. Melalui bimbingan yang terarah, jamaah diharapkan tidak hanya memahami teori manasik, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pelaksanaan ibadah. Pengetahuan mengenai rukun dan wajib haji, alur perjalanan, serta kedisiplinan dalam mengikuti arahan pembimbing menjadi bekal penting agar jamaah dapat beribadah secara tertib dan sesuai tuntunan.
Komitmen tersebut menempatkan pendampingan sebagai bagian penting dari persiapan jamaah. Melalui bimbingan yang terarah, jamaah diharapkan tidak hanya memahami teori manasik, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pelaksanaan ibadah. Pengetahuan mengenai rukun dan wajib haji, alur perjalanan, serta kedisiplinan dalam mengikuti arahan pembimbing menjadi bekal penting agar jamaah dapat beribadah secara tertib dan sesuai tuntunan.
Selain kesiapan beribadah, pertemuan perdana ini juga menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan antara jamaah sejak awal. Hubungan yang terjalin dengan baik diharapkan menumbuhkan rasa saling mengenal, kepedulian, dan kesediaan untuk membantu satu sama lain, terutama ketika menghadapi kelelahan atau membutuhkan dukungan selama perjalanan haji.
KBIHU Insan Cendikia dipimpin oleh K.H. Ayub Fachrudin, Lc., M.Pd.I. Tahun 2027 mendatang menjadi tahun kedua bagi KBIHU Insan Cendikia dalam memberikan layanan bimbingan kepada jamaah haji Kabupaten Jayapura. Pengalaman tersebut menjadi pijakan untuk terus membangun pelayanan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan jamaah.
Melalui pertemuan ini, KBIHU Insan Cendikia berharap calon jamaah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai proses persiapan haji sekaligus merasa lebih siap menjalani tahapan berikutnya. Sebab, pendampingan yang baik bukan hanya membantu jamaah mengetahui apa yang harus dilakukan, tetapi juga membekali mereka agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih mandiri, tenang, dan khusyuk, hingga kembali ke tanah air dengan harapan meraih predikat haji mabrur.






