Jayapura — Yayasan Insan Cendikia Jayapura (YICJ) resmi memulai program Tahsin for Teacher yang dilaksanakan di Masjid Insan Cendikia, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana program tahsin bagi seluruh guru dan tenaga pendidik di lingkungan Yayasan Insan Cendikia Jayapura.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Insan Cendikia Jayapura, Jamaludin Lado Rua, S.H., M.H., C.Me., CLA., menegaskan bahwa Tahsin for Teacher akan menjadi salah satu kegiatan rutin di lingkungan yayasan.
“Ini menjadi kegiatan rutin kita. Jadi sebelum kegiatan sekolah, rapat rutin, evaluasi dan lain sebagainya, kita fokuskan untuk tahsin setiap pagi hari Sabtu,” ungkapnya.

Jamaludin juga menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program tersebut dengan tetap hadir dalam pelaksanaan perdana Tahsin for Teacher, meskipun pada hari yang sama dirinya dijadwalkan untuk melakukan perjalanan ke luar daerah.
“Saya menunjukkan keseriusan dengan program Tahsin for Teacher ini. Walaupun saya dijadwalkan hari ini untuk terbang ke luar daerah, tetapi karena telah mengikuti tes dan hari ini diminta mendampingi, saya tetap hadir. Ini menunjukkan keseriusan kita, Bapak/Ibu sekalian,” tuturnya.

Menurutnya, program tahsin bagi guru mungkin merupakan hal yang biasa dilakukan di sejumlah sekolah. Namun, YICJ perlu menjadikannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu dan budaya pendidikan di lingkungan yayasan.
“Kalau kita bicara terkait program ini, mungkin di sekolah lain hal yang biasa. Tetapi kita harus meningkatkan ini menjadi hal yang luar biasa di sekolah kita,” tegasnya.

Ia berharap program tersebut tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari budaya dan rutinitas para pendidik di YICJ. Dengan demikian, peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas bacaan dan kedekatan para guru dengan Al-Qur’an.

Selanjutnya, Ketua Penjamin Mutu Al-Qur’an Yayasan Insan Cendikia Jayapura, Ustadz Afif Fauzi Faruq, S.H., menyampaikan teknis pelaksanaan dan target program Tahsin for Teacher.

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari Placement Test Al-Qur’an YICJ yang sebelumnya telah diikuti oleh para guru dan tenaga pendidik. Berdasarkan hasil tes tersebut, seluruh peserta kemudian dikelompokkan ke dalam beberapa grup tahsin sesuai dengan kemampuan bacaan Al-Qur’an masing-masing.
“Kalau kita memiliki target Al-Qur’an untuk peserta didik, maka ustadz dan ustadzah juga harus diberikan target. Dalam satu semester, minimal menyelesaikan satu jilid,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, kegiatan Tahsin for Teacher akan dilaksanakan secara rutin satu kali dalam sepekan. Sistem pembelajaran dilakukan berdasarkan kelompok yang telah dibentuk dari hasil Placement Test, sehingga pembinaan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.

Pelaksanaan perdana ini sekaligus menjadi langkah awal YICJ dalam membangun budaya belajar Al-Qur’an yang tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga dimulai dari para pendidiknya.

Melalui Tahsin for Teacher, Yayasan Insan Cendikia Jayapura berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para guru sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Para pendidik diharapkan tidak hanya mampu mengajarkan Al-Qur’an kepada peserta didik, tetapi juga menjadi teladan dalam membaca, mempelajari, dan berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Penulis : Nuur Huddha
Fotografer : Andika Lubis