Foto Ketua Yayasan Insan Cendikia Jayapura (Jas Hitam) bersama Bapak Sholeh Asso Ayahanda Alif Asso (Kemeja Merah)

Jayapura – Momentum Orientasi Wali Murid dan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Yayasan Insan Cendikia Jayapura (YICJ) yang digelar pada Sabtu (11/7/2026) menghadirkan kabar membanggakan. Di hadapan ratusan orang tua dan wali murid, Yayasan secara resmi memberikan beasiswa pendidikan selama tiga tahun kepada Alif Asso, putra asli Papua asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dari Suku Walesi, yang akan menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Ulil Albab Jayapura.

Pemberian beasiswa tersebut menjadi wujud nyata komitmen Yayasan Insan Cendikia Jayapura dalam membuka kesempatan pendidikan berkualitas bagi putra-putri Papua, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman agama yang kuat.

Kegiatan orientasi yang berlangsung di Cendikia Ballroom ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Insan Cendikia Jayapura, jajaran pengurus yayasan, Mudir Pondok Pesantren Ulil Albab Jayapura, seluruh guru di bawah naungan yayasan, serta orang tua dan wali murid baru dari TKIT Permata Bunda, SDIT Insan Cendekia Jayapura, SMPIT Insan Cendekia Jayapura, dan SMAIT Insan Cendekia Jayapura.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Insan Cendikia Jayapura, Ustad Ainurrofiq, S.Pd.I., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran seluruh orang tua merupakan bentuk kesungguhan dan kepedulian bersama dalam mempersiapkan masa depan anak-anak.
“Kehadiran kita bersama di sini kiranya dinilai Allah SWT karena kita memiliki komitmen dan kepedulian yang sama terhadap putra-putri kita agar kelak menjadi anak-anak yang saleh dan salehah. Ketika ayah dan bunda mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga ini, harapan kita mereka menjadi hamba yang dicintai Allah SWT, memperoleh ridha-Nya, dan kelak menjadi investasi terbaik bagi kedua orang tuanya.”

Beliau juga menyampaikan ucapan “Ahlan wa Sahlan” kepada seluruh keluarga baru SIT Insan Cendekia Jayapura seraya mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama membangun sinergi dalam membentuk generasi Rabbani yang berkarakter, berprestasi, dan bermanfaat bagi umat.

Sebagai penguatan komitmen tersebut, Yayasan juga memperkenalkan filosofi TITIP yang menjadi pengingat bagi setiap orang tua santri, yaitu Tega, Ikhlas, Tawakkal, Ikhtiar, dan Percaya. Pesan ini menggambarkan bahwa proses pendidikan akan berjalan optimal apabila sekolah dan orang tua saling mempercayai serta bersama-sama mengiringi setiap ikhtiar dengan doa dan tawakal kepada Allah SWT.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi sistem pembayaran melalui Virtual Account (VA) yang disampaikan oleh Bendahara Yayasan. Sistem ini diperkenalkan sebagai upaya meningkatkan pelayanan administrasi yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel bagi seluruh wali murid.

Usai kegiatan di ballroom, para orang tua mengikuti orientasi lanjutan di unit pendidikan masing-masing. Pada sesi tersebut, sekolah memberikan pemaparan mengenai kurikulum, budaya sekolah, tata tertib, program unggulan, hingga mekanisme komunikasi antara sekolah dan orang tua.

Di sela-sela kegiatan, tim media Yayasan berkesempatan mewawancarai Sholeh Asso, ayah dari Alif Asso. Ia mengaku memilih menyekolahkan putranya di SIT Insan Cendekia Jayapura karena meyakini bahwa pendidikan agama merupakan fondasi utama bagi masa depan anak.
“Selain belajar ilmu umum, saya rasa yang lebih penting adalah anak memiliki ilmu agama. Kesan saya, Alhamdulillah saya sangat senang melihat lingkungan di sini. Santri-santrinya ramah dan saling mendukung satu sama lain. Harapan saya, anak saya dapat dibina dan dididik dengan baik sehingga kelak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjadi pribadi yang menjaga agama, bangsa, dan negara.”

Pemberian beasiswa kepada Alif Asso menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam kegiatan orientasi tahun ini. Lebih dari sekadar bantuan pendidikan, langkah tersebut mencerminkan kepedulian Yayasan Insan Cendikia Jayapura dalam memberikan kesempatan yang sama bagi putra-putri terbaik Papua untuk memperoleh pendidikan Islam yang berkualitas.

Melalui Orientasi Wali Murid dan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Yayasan Insan Cendikia Jayapura berharap terjalin sinergi yang kuat antara yayasan, sekolah, pesantren, dan orang tua dalam mendidik generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan tanah Papua.

Penulis : Nuur Huddha
Fotografer : Ariq Risman