Jayapura — Yayasan Insan Cendikia Jayapura (YICJ) menggelar kegiatan Orientasi Relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (25/3/2026) bertempat di Cendikia Ballroom. Kegiatan ini diikuti oleh 167 relawan dari lima dapur SPPG, yaitu Wabu 1, Hinekombe 3, Dobonsolo, Yobeh/Ifar Besar, dan Sentani Kota.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Insan Cendikia Jayapura, para Kepala SPPG dapur mitra YICJ, perwakilan BPBD Kabupaten Jayapura, Damkar Kabupaten Jayapura, serta seluruh relawan dapur MBG.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Insan Cendikia Jayapura, Bapak Jamaludin Lado RUA, S.H., M.H., C.Me., CLA, menyampaikan bahwa para relawan yang terpilih telah melalui proses seleksi yang panjang, mulai dari wawancara, pemeriksaan kesehatan, hingga masa magang. Ia menjelaskan bahwa setiap dapur saat ini diisi oleh 30 relawan, menyesuaikan dengan petunjuk teknis yang berlaku.
“Setelah seleksi wawancara, kesehatan, magang, dan lain sebagainya, akhirnya terbentuklah satu tim 30 orang per dapur. Walaupun normalnya di satu dapur terdapat 47 relawan, namun sesuai juknis kita hanya diperkenankan 30 relawan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan dan pemahaman kerja bagi seluruh relawan. “Kerja dapur ini memiliki ritme yang berbeda. Oleh karena itu, orientasi ini kita laksanakan untuk menyampaikan secara jelas kepada bapak ibu terkait apa saja tugas yang akan dikerjakan di dapur,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran BPBD dan Damkar Kabupaten Jayapura dalam kegiatan ini merupakan bentuk upaya pembekalan tambahan bagi para relawan. “Kami juga menghadirkan pihak BPBD dan Damkar untuk memberikan pengetahuan kepada bapak ibu bagaimana cara menghadapi bencana alam maupun kebakaran yang mungkin saja terjadi di dapur,” tutupnya.
Pada sesi materi, pihak BGN Kabupaten Jayapura menyampaikan pembagian jobdesk secara rinci kepada para relawan, mulai dari asisten lapangan (aslap), ahli gizi, akuntan, hingga divisi teknis seperti persiapan, pengolahan, pemorsian, distribusi, dan pencucian ompreng.
Selanjutnya, BPBD Kabupaten Jayapura memberikan materi terkait mitigasi bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, dan kondisi darurat lainnya, guna meningkatkan kesiapsiagaan para relawan dalam menghadapi potensi risiko di lingkungan kerja.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan bersama Damkar Kabupaten Jayapura. Para relawan mendapatkan penjelasan mengenai penyebab kebakaran, jenis-jenis alat pemadam, serta teknik penanganan api menggunakan berbagai media, termasuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang disesuaikan dengan jenis kebakaran.
Sebagai penutup, seluruh relawan mengikuti simulasi pemadaman api di lapangan yayasan. Perwakilan dari masing-masing dapur secara langsung mempraktikkan cara menggunakan APAR dan teknik memadamkan api dengan benar.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Insan Cendikia Jayapura berharap seluruh relawan MBG dapat menjalankan tugasnya secara profesional, memahami peran masing-masing, serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat demi mendukung kelancaran program Makan Bergizi Gratis.









