Jayapura — Dalam rangka mempersiapkan keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan menjelang bulan suci Ramadhan, Yayasan Insan Cendikia Jayapura (YICJ) menggelar Kegiatan Parenting Daurah Keluarga Samawa dengan tema “Membangun Keluarga Sakinah, Menyambut Ramadhan dengan Bahagia”, pada Jum’at (17/1/2026) bertempat di Cendikia Ballroom.
Kegiatan ini menghadirkan Ayah Irwan Renaldi Sjaaf, Pakar Parenting dan Keayahan Nasional, sebagai pemateri utama. Acara diikuti dengan antusias oleh para wali murid SIT Insan Cendekia Jayapura, serta dihadiri oleh Pembina YICJ, Ustadz Ainurrofiq, S.Pd.I., M.H., dan Ketua Harian YICJ, Ustadzah Yurnita, S.P.
Dalam sambutannya, Ustadz Ainurrofiq menekankan pentingnya peran keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Ia menyampaikan bahwa pendidikan terbaik bukan hanya terletak pada kurikulum sekolah, tetapi berawal dari rumah yang dipenuhi keteladanan, kasih sayang, dan nilai-nilai Islam. Menurutnya, momentum menjelang Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi orang tua untuk melakukan muhasabah dan memperkuat peran pengasuhan yang selaras dengan fitrah anak.
“Keluarga sakinah tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui proses panjang, dimulai dari kesadaran orang tua dalam mendidik anak sesuai dengan fitrahnya,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam sesi materi, Ayah Irwan Renaldi Sjaaf mengangkat tema penting dan reflektif, yakni “Melaki-lakikan Anak Laki-laki dan Memperempuankan Anak Perempuan.” Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan besar dalam pengasuhan masa kini adalah kaburnya peran dan identitas gender akibat pola asuh yang kurang tepat.
Ayah Irwan menegaskan bahwa anak laki-laki perlu dididik dengan nilai-nilai kepemimpinan, keberanian, tanggung jawab, dan ketegasan, agar tumbuh menjadi sosok pelindung dan pemimpin dalam keluarga. Sebaliknya, anak perempuan perlu dibimbing untuk berkembang sesuai fitrahnya sebagai pribadi yang lembut, berempati, berakhlak mulia, dan memiliki kekuatan batin, tanpa kehilangan rasa percaya diri dan kecerdasannya.
Ia juga menekankan bahwa mendidik sesuai fitrah bukan berarti membatasi potensi anak, melainkan mengarahkan potensi tersebut agar tumbuh selaras dengan nilai-nilai Islam dan kodrat penciptaannya. Pola komunikasi orang tua, contoh perilaku di rumah, serta pembagian peran ayah dan ibu menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan anak.
Kegiatan parenting ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Para peserta tampak aktif mengikuti sesi demi sesi, mencatat materi, serta merenungkan kembali peran mereka sebagai orang tua. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para wali murid semakin siap membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, sekaligus menyambut Ramadhan dengan penuh kebahagiaan dan kesadaran spiritual.
Kegiatan Parenting Daurah Keluarga Samawa ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Insan Cendikia Jayapura untuk tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mencetak generasi berakhlak mulia dan berkarakter Islami.








